Tuesday, 17 December 2013

NETWORKING

NETWORKING/JARINGAN

          Jaringan adalah sebuah himpunan komputer yang dihubungkan dengan kabel sehingga komputer satu dengan komputer lainnya dapat saling komunikasi, bertukar informasi sharing file, printer, dll.

1.  Pengertian Bandwidth
            Bandwidth adalah jumlah data yang dapat dikirim dalam jangka waktu tetap. Ketika data dikirim melalui jaringan komputer, ini dipecah menjadi potongan kecil yang disebut paket. Setiap paket mengandung header. Header adalah tambahan informasi untuk setiap paket yang berisi sumber dan tujuan dari paket. Suatu judul juga berisi informasi yang
menjelaskan bagaimana untuk menempatkan semua paket kembali bersama lagi di tempat tujuan. Ukuran bandwidth menentukan jumlah informasi yang dapat ditransmisikan.

Bandwidth diukur dalam bits per second dan biasanya dilambangkan oleh salah satu unit berikut ukuran:

     bps - bit per detik
     kbps - kilobit per detik
     Mbps - megabit per detik

CATATAN: Satu byte sama dengan 8 bit, dan disingkat dengan modal B. Satu MBps adalah sekitar 8 Mbps.

2.  Client Server
           Salah satu contoh dari jaringan klien / server adalah lingkungan perusahaan dimana karyawan menggunakan sebuah perusahaan e-mail server untuk mengirim, menerima, dan menyimpan e-mail. Klien e-mail pada sebuah masalah karyawan komputer permintaan ke server e-mail untuk setiap e-mail yang belum dibaca. Server merespon dengan mengirimkan diminta e-mail ke klien.
           Dalam model klien / server, server dipelihara oleh administrator jaringan. Backup data dan langkah-langkah keamanan dilaksanakan oleh administrator jaringan. Administrator jaringan juga mengontrol akses pengguna ke sumber daya jaringan. Semua data pada jaringan disimpan pada file server terpusat. Printer yang dibagi pada jaringan dikelola oleh server cetak terpusat. Jaringan pengguna dengan hak akses yang tepat dapat mengakses kedua data dan printer bersama. Setiap user harus menyediakan nama pengguna dan password berwenang untuk mendapatkan akses ke sumber daya jaringan yang mereka diizinkan untuk digunakan.

           Untuk perlindungan data, administrator melakukan backup rutin dari semua file pada server. Jika crash komputer, atau data hilang, administrator dengan mudah dapat memulihkan data dari cadangan yang ada.

3.  Peer To Peer Network
           Dalam sebuah jaringan peer-to-peer tidak ada server khusus atau hirarki antara komputer. Dalam tipe jaringan, masing-masing perangkat memiliki kemampuan setara dan tanggung jawab. Masing-masing pengguna bertanggung jawab atas sumber daya mereka sendiri dan dapat menentukan data dan perangkat untuk berbagi. Karena pengguna individu bertanggung jawab atas sumber daya pada komputer mereka sendiri, tidak ada titik pusat kontrol atau administrasi dalam jaringan.
Peer-to-peer bekerja terbaik di lingkungan dengan sepuluh atau lebih sedikit komputer. Karena pengguna
individu berada dalam kendali komputer mereka sendiri, tidak perlu menyewa seorang administrator jaringan khusus.
          Peer-to-peer masih ada di dalam jaringan yang lebih besar hari ini. Bahkan pada jaringan klien besar, pengguna masih dapat berbagi sumber daya langsung dengan pengguna lain tanpa menggunakan server jaringan. Di rumah Anda, jika Anda memiliki lebih dari satu komputer, Anda dapat mengatur jaringan peer-to-peer. Anda dapat berbagi file dengan komputer lain, mengirim pesan antar komputer, dan dokumen cetak ke printer bersama.

3.   Macam Macam Network

  • LAN (Local Area Network)

           Local Area Network (LAN) mengacu pada sekelompok perangkat yang saling berhubungan yang berada di bawah kontrol administratif yang sama. Di masa lalu, LAN dianggap jaringan kecil yang ada di lokasi fisik tunggal. Meskipun LAN dapat sekecil suatu jaringan lokal diinstal di rumah atau kantor kecil, dari waktu ke waktu, definisi LAN telah berkembang untuk memasukkan jaringan lokal yang saling berhubungan yang terdiri dari ratusan perangkat, dipasang di beberapa bangunan dan lokasi.


  • Wide Area Network (WAN)

          Wide Area Network (WAN) adalah jaringan yang menghubungkan LAN di lokasi terpisah secara geografis. Contoh yang paling umum dari WAN adalah Internet. Internet adalah WAN besar yang terdiri dari jutaan saling berhubungan LAN. Penyedia layanan telekomunikasi (TSP) digunakan untuk menghubungkan LAN ini di lokasi yang berbeda.


  • Wireless Local Area Network (WLAN)

          Pada LAN tradisional, perangkat yang terhubung bersama-sama menggunakan kabel tembaga. Dalam beberapa lingkungan, instalasi kabel tembaga mungkin tidak praktis, diinginkan, atau bahkan mungkin. Dalam situasi ini, perangkat nirkabel digunakan untuk mengirim dan menerima data menggunakan gelombang radio. Jaringan ini disebut LAN atau WLAN. Seperti LAN, pada WLAN Anda dapat berbagi sumber daya, seperti file dan printer, dan mengakses Internet.
         Dalam WLAN, perangkat nirkabel tersambung ke jalur akses dalam area tertentu. Jalur akses biasanya terhubung ke jaringan menggunakan kabel tembaga. Alih-alih menyediakan kabel tembaga untuk setiap host jaringan, hanya titik akses nirkabel terhubung ke jaringan dengan kabel tembaga. Kisaran (radius cakupan) untuk sistem WLAN khas bervariasi dari bawah 30m dalam ruangan untuk jarak jauh lebih besar di luar ruangan, tergantung pada teknologi yang digunakan.


No comments:

Post a Comment